Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Prinsip Sukses Penting bagi Pebisnis Pemula

3 Prinsip Sukses Penting bagi Pebisnis Pemula
MAWABEJA.COM - Untuk memasuki dunia bisnis, dibutuhkan komitmen, konsistensi, dan keseriusan. Tanpa hal tersebut, bisnis bisa dikatakan sangat sulit untuk mencapai keberhasilan. Sifat pebisnis yang gampang bergaul, ulet, kreatif dan jeli mengambil peluang akan menjadi keunggulan untuk bisa tetap bersaing dan bertahan di dunia bisnis.

Bagi pebisnis pemula, berikut ini ada 3 prinsip utama berbisnis untuk pemula!

1. Menunjukkan Gairah pada Bisnis yang Digeluti
Apabila berbicara kepada klien ataupun para investor yang potensial, umumnya mereka akan menilai etiket bisnis dari pengusaha. Meskipun demikian, passion yang terpancar dari seorang pemilik bisnis akan memberikan nilai lebih.

Biasanya mereka juga akan menganalisa sejauh apa pengetahuan pemilik bisnis dengan usaha yang dijalaninya. Maka dari itu, pebisnis juga perlu mengetahui istilah penting dalam dunia bisnis, seperti profit, cash flow (alur keluar-masuk uang), cost of acquisition (biaya untuk mendapatkan pelanggan), dan break-even point (tolak ukur yang memastikan bahwa pebisnis telah berhasil menutupi biaya operasional).

2. Mengambil Keputusan dengan Tegas
Dalam dunia bisnis, akan sering sekali terdapat banyak tantangan dan juga pilihan. Pengambilan keputusan menjadi hal yang harus dilakukan oleh pebisnis. Maka dari itu, selain pilihan yang tepat dan terukur, ketegasan adalah hal yang penting. Itu karena apabila terjadi ketidaktegasan terhadap penggunaan uang yang tak terencana bisa merugikan perusahaan malah kehilangan kesempatan atau peluang.

3. Jangan Merasa Terbebani dengan Target
Target yang besar memang kadang terasa amat menakutkan. Terlebih lagi kemampuan yang dimiliki masih tampak kurang. Namun, sebenarnya yang namanya bisnis pasti diperlukan target yang jelas. Daripada mengeluh dan merasa terbebani dengan target, sebaiknya mulai berlatih menguasai dan menyelesaikan permasalahan ini.

Perhatikanlah tujuan utama serta fokuskan pada setiap langkah kecil yang direncanakan untuk mencapai target. Contohnya, bila seorang pebisnis ingin mendapatkan laba 100 juta rupiah di bulan utama, pikirkan dulu bagaimana mendapatkan 10 juta, lalu 20 juta dan seterusnya.

Namun akan lebih baik lagi bila segala sesuatunya sudah terkonsep pada beberapa bagian. Misalnya bila membutuhkan 10 klien setiap bulan dan juga success rate 10 %, maka yang perlu dilakukan adalah dengan menghubungi 100 klien. Dengan begitu, setidaknya perlu menghubungi 5 klien tiap harinya jika sebulan diasumsikan selama 20 hari kerja.

Itulah beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, akan tetapi ada satu hal yang paling penting. Satu hal yang terpenting itu adalah segera melakukannya dengan cermat. Semoga bermanfaat dan selamat bekerja!