Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Aplikasi Lokal Belanja Online

6 Aplikasi Lokal Belanja Online

MAWABEJA.COM - Indonesia adalah salah satu pasar terbesar penetrasi Smartphone di dunia. Bisnis e-commerce punya peluang yang masih tinggi di negara kita ini. Terbukti dari makin banyaknya aplikasi mobile yang dirilis oleh para pebisnis untuk mendulang pendapatan.

Makin maraknya toko online saat ini di Indonesia adalah salah satu dari efek akibat banyaknya pengguna smarphone. Beberapa di antaranya adalah nama-nama besar yang sudah menancapkan brand-nya. Mulai Tokopedia, Lazada. Zalora, Bukalapak, OLX, atau Elevenia.

Namun jangan salah, sebenarnya masih ada beberapa pemain lokal yang juga turut meramaikan bisnis e-commerce di Indonesia. Dan berikut adalah 6 aplikasi belanja online asli buatan Indonesia yang akan kami sajikan buat Anda.

1. Bhinneka

Bhinneka adalah pelopor bisnis e-commerce asli buatan dalam negeri yang dibangun oleh Bapak Hendri Tio pada tahun 1998. Yang awalnya menawarkan produk-produk perangkat computer dan gadget.

Bisnis e-commerce yang berambisi menjadi Amazonnya Indonesia ini makin terlihat inovatif dalam melayani konsumen. Mulai dari pembelian secara kredit sampai dengan layanan COD di beberapa kota tertentu di Indonesia. Bhinneka juga mempunyai kantor dan toko di mana Anda juga bisa membeli barang-barang yang Anda perlukan langsung di tempat.

Kini, Bhinneka telah melebarkan sayap dengan menambahkan katagori lain seperti hobby, peralatan rumah tangga, fashion, dan lain-lain. Anda sebagai pengguna juga bisa memberikan review singkat setelah barang sampai.

2. Shoop

Aplikasi pemenang Ideabox Batch 1 yang diadakan oleh indosat dan Jakarta Founder Institute ini dibuat khusus aplikasi, bukan web. Dan Shoop bukan aplikasi jual beli online seperti halnya Lazada, Tokopedia, dan lain-lain. Tapi lebih kepada penyediaan ruang bagi mereka yang ingin menjual barangnya.

Tagline mereka adalah shop – share -sell. Anda bisa menjual produk yang ingin Anda jual ke berbagai tempat jualan yang berbeda (mulai dari Tokopedia, Elevenia, dan lain-lain) secara berbarengan.

Di menu awal setelah login, Anda akan disajikan fitur di mana Anda bisa follow terhadap toko-toko online lain. Kemudian toko online yang telah Anda follow tadi akan secara rutin memberikan promo-promo menarik serta masuk ke dalam katagori aplikasinya. Dan developer juga menyematkan fitur unik, di mana calon-calon pembeli potensial berada.

3. BliBli

E-commerce ini adalah salah satu dari bisnis anak perusahaan Djarum Group yang diperkenalkan tahun 2011 lalu. Yang aplikasinya bisa Anda download lewat Google Store secara Free. Ya, Blibli adalah sebuah e-commerce pertama yang memperkenalkan konsep Mall Online di Indonesia. Beragam produk dijual dalam aplikasi ini. Jauh sebelum Lazada muncul.

Di dalamnya Anda akan melihat kurang lebih 11 katagori dengan lebih dari 40.000 pilihan produk di masing-masing katagorinya. Dan Blibli juga melayani pembelian COD free ke seluruh tanah air. Jika Anda merasa kurang lengkap dengan info setiap barangnya, Anda bisa berkontak langsung dengan customer service selama 24 jam. Transaksinya juga sangat aman.

4. CipikaStore

Aplikasi e-commerce milik Indosat ini memang masih baru. Diperkenalkan pertengahan 2014 kemarin. Dan sasarannya cukup berbeda dengan layanan e-commerce yang lain kebanyakan.

CipikaStore lebih berfokus pada makanan / kuliner khas daerah serta berbagai kerajinan tangan dari UKM yang ada di seluruh Indonesia. Meski ada beberapa katagori item lain, seperti fashion atau gadget. Tapi jumlahnya tidak banyak.

Anda bisa melihat berbagai menu khas seperti kue Carika khas Wonosobo, klapertart asli Manado, Lumpia Semarang, dan masih banyak lagi. Tanpa Anda harus repot pergi ke kotanya. Dan CipikaStore menyediakan layanan gratis ke seluruh kota di pulau Jawa. Di luar Jawa, Anda akan dibebani biaya 40% dari harga produk.

5. DinoMarket

Aplikasi jual beli online ini pertama kali diperkenalkan di iphone, lalu Blackberry 2010 lalu. Dan kemudian saat ini, Anda bisa men-downloadnya via Google Store. Nama Dinomarket memang saat ini tampak tenggelam di tengah kebesaran nama-nama e-commerce lain macam Lazada atau Tokopedia. Tapi Dinomarket menawarkan banyak fitur yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Di menu transaksi, Anda akan banyak melihat metode pembayaran mulai dari via kartu kredit, dengan cicilan, COD (hanya untuk wilayah Jabotabek dengan pembelian minimal 500.000), serta transfer bank yang semua rekeningnya atas nama Dinomarket.

Layanan ini juga menawarkan hal-hal menarik seperti Anda bisa minta tolong barang dibungkus dengan kado, menambahkan coklat, hingga foto pribadi. Dan customer care-nya akan sigap melayani Anda.

6. Lamido

Lamido adalah layanan online berbasis C2C yang beroperasi di bawah nama Lazada yang dikenalkan tahun 2013 lalu. Layanan e-commerce ini selain menawarkan fitur COD, juga ada fitur lelang. Plus, pengguna juga bisa bertukar info dengan konsumen lain.

Lalu apa itu C2C ? C2C adalah sebuah fitur di mana Anda bisa berbelanja sambil menjual barang lain, baik baru maupun bekas. Katagori yang ada di dalamnya sangat banyak. Mulai dari lifestyle, gadget, fashion, perabot rumah tangga, elektronik, hingga produk kecantikan. Semua bisa bekas dan baru.

Proses transaksinya ditangani oleh tim khusus yang akan membantu Anda melewati setiap transaksi yang akan Anda lakukan serta disematkannya system Lamido SafePay. Yang kurang lebih cara kerjanya mirip dengan rekening bersama.